United States Ashburn , Kamis 13 Juni 2024
IMG-LOGO

Dasar Dasar Warna Dalam Seni Rupa

IMG
Admin
27 Nov 2023 - 08:26 WIB - 7.634 Views - 2 min read
IMG



Salah satu unsur terpenting dalam karya seni rupa adalah warna sebagai hasil dari efek spektrum. Warna memiliki jenis dan ragam yang bervariasi baik secara kasat mata maupun pengelompokan lainnya...

A. Pengertian Warna

  • Secara Fisik/Obyektif warna merupakan sifat cahaya yang dipancarkan (panjang gelombang cahaya yang berbeda akan ditangkap oleh indera penglihatan sebagai warna yang berbeda). Tanpa cahaya, warna tidak akan muncul.
  • Secara Subjektif/Psikologi warna merupakan bagian dari cara pandangan manusia

B. Jenis Warna

  1. Warna primer, yaitu tiga warna pokok atau warna dasar (Merah, Biru, dan Kuning)
  2. Warna sekunder / biner, yaitu perpaduan antara 2 (Dua) warna primer. Kuning + Biru = hijau; Merah + Kuning = Orange (Jingga); Merah + Biru = Ungu.
  3. Warna tertier, yaitu percampuran antara warna sekunder dan warna intermediate dan menghasilkan sebanyak 12 warna.
 

C. Sifat Warna

Sifat warna dapat dikelompokkan menjadi tiga kategori, yaitu: hue, value, dan intensity.

a) Hue

Hue adalah istilah yang digunakan untuk menunjukkan nama dari suatu warna, seperti merah, biru, kuning, hijau, coklat, ungu, jingga, dan warna lainnya. Perbedaan antara merah dengan biru, atau merah dengan kuning adalah perbedaan dalam hue.

b) Value

Value adalah istilah untuk menyatakan gelap terangnya warna atau harga dari hue. Untuk mengubah value, misalnya dari merah normal ke merah muda dapat dicapai dengan cara menambah putih atau mempercair warna tersebut hingga memberi kesan terang. Dan untuk memberi kesan gelap misalnya merah tua dapat dicapai dengan menambah hitam.

Value yang berada dipertengahan disebut middle value dan yang berada di atas middle value disebut high value, sedang yang berada dibawahnya disebut low value. Value yang lebih terang dari warna normal disebut tint dan yang lebih gelap disebut shade. Close value adalah value yang berdekatan atau bersamaan dan kelihatan lembut dan terang.

c) Intensity

Intensity atau chroma adalah istilah untuk menyatakan cerah atau suramnya warna, kualitas atau kekuatan warna. Warna-warna yang intensitasnya penuh nampak sangat mencolok dan menimbulkan efek tegas, sedang warna-warna yang intensitasnya rendah nampak lebih lembut.

Berdasarkan paduan warna (colour scheme), warna dapat dibagi dalam tiga tipe yakni:

  1. Warna Monokromatrikadalah tingkatan warna dari gelap ke terang dalam urutan satu warna, misalnya urutan dari merah tua sampai ke merah yang paling muda.
  2. Warna Complementer, yaitu dua warna yang berlawanan dalam kedudukan berhadaphadapan, memiliki kekuatan berimbang, misalnya kuning kontras ungu, biru kontras jingga, dan merah kontras hijau.
  3. Warna Analogus adalah tingkatan warna dari gelap ke terang dalam urutan beberapa warna, misalnya urutan dari biru, biru kehijauan, hijau, hijau kekuningan, dan kuning.

D. Makna Warna

Sebagaimana unsur desain yang lain, secara psikologi warna juga mempunyai makna yang berbeda, antara lain sebagai berikut:

  1. Makna Warna Kuning mempunyai makna matahari, cerah, sukacita, terang, iri, dan benci.
  2. Makna Warna Emas mempunyai makna masyhur, agung, luhur, dan jaya.
  3. Makna Warna Cokelat mempunyai makna stabil dan kukuh.
  4. Makna Warna Merah mempunyai makna api, panas, marah, bahaya, aksi, gagah, berani, hidup, riang dan dinamis.
  5. Makna Warna Putih mempunyai makna suci, mati, bersih, tak berdosa, dan jujur
  6. Makna Warna Jingga mempunyai makna masak, bahagia, senja, riang,mashur, dan agung.
  7. Makna Warna Biru mempunyai makna tenang, kenyataan, damai, kebenaran, kesedihan dan setia.
  8. Makna Warna Hijau mempunyai makna dingin, sejuk, tenang, segar, mentah, pertumbuhan, dan harapan.
  9. Makna Warna Merah Muda mempunyai makna romantis, dan ringan.
  10. Makna Warna Ungu mempunyai makna kekayaan, berkabung, bangsawan, mewah, berduka cita, dan mengandung rahasia.
  11. Makna Warna Hitam mempunyai makna tragedi, kematian, duka, kegelapan, gaib, tegas, dan dalam.

Pemaknaan warna dipengaruhi oleh aspek budaya setempat. Pemaknaan warna yang terkait dengan warna sebagai simbol, di masing-masing daerah atau wilayah, akan berbeda, sesuai dengan pemaknaannya dalam budaya setempat.



Cek Berita dan Artikel kami yang lain di Google News